• Contact

40 Tahun Terakhir, Manusia Penyebab Utama Kematian Paus


Nationalgeographic.co.id - Pembunuh pertama paus di barat laut Samudera Atlantik adalah tersangkut di alat pancing. Penyebab berikutnya adalah tertabrak kapal manusia.

paus,sperm whale,paus matiSperm whale (Physeter macrocephalus) mati di bibir pantai. (Thinkstockphoto)
Minggu (7/10), seekor fin whale (Balaenoptera physalus) ditemukan mati di Pelabuhan Boston, Amerika Serikat. Meski penyebab kematian masih diselidiki, beberapa peneliti yang melihat kondisi di lapangan melaporkan adanya luka dan goresan di tubuh si paus.
Goresan seperti ini merupakan pertanda paus tersebut tersangkut atau terbungkus sesuatu. Ini bukan suatu hal baru, mengingat sudah sering kali paus menjadi korban dari peralatan buatan manusia.
Laporan penelitian yang keluar di Oktober 2012 menyebut, manusia bertanggung jawab atas sebagian besar kematian paus pada 40 tahun terakhir di barat laut Samudera Atlantik. Di mana pembunuh pertama adalah tersangkut di alat pancing.
Penelitian ini menelaah 1.762 kematian dan luka fatal pada delapan spesies paus yang ada di wilayah tersebut sejak tahun 1970 hingga 2009. Para peneliti berhasil menentukan penyebab sekitar 742 kematian dari 1.762 kematian tersebut. Hasilnya, 67 persen kematian paus disebabkan oleh manusia.
Penyebab pertama adalah tersangkut di jaring ikan yang akhirnya menewaskan 323 paus. Sedangkan kapal buatan manusia menyebabkan kematian kurang lebih 171 paus. 248 paus lainnya mati karena hal yang tidak disebabkan langsung oleh manusia, seperti infeksi atau pun penyebab alami.
Sudah ada beberapa peraturan yang diterapkan untuk mencegah berkembangnya hal ini. Salah satunya adalah Undang-Undang tahun 2008 di AS yang dikenal sebagai "Ship Strike Rule." Peraturan ini melarang penjelajahan rute dan kecepatan tertentu. Tujuannya untuk mencegah kapal menabrak paus yang di wilayah bersangkutan.
Meski demikian, penelitian yang dipimpin Julie van der Hoop dari Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts, AS, menyebut, tak ada perubahan signifikan dari peraturan ini.
"Sejauh ini usaha perundangan belum mengurangi dampak mematikan dari aktivitas manusia kepada paus besar dalam basis jangkauan populasi," tulis para peneliti dalam jurnal Conservation Biology, Senin (1/10).

61 Ekor Paus Pilot Mati Terdampar di Selandia Baru
Paus Bungkuk Mati di Kolam renang

(Zika Zakiya. Sumber: Live Science)
sumber
Rating: 4.8

Baca Artikel lainnya dibawah ini:

Description: 40 Tahun Terakhir, Manusia Penyebab Utama Kematian Paus Rating: 4.5 Reviewer: Egi Dwi Purnomo ItemReviewed: 40 Tahun Terakhir, Manusia Penyebab Utama Kematian Paus
Posted by:Mbah Qopet
Mbah Qopet Updated at: 21.27.00

0 komentar

Posting Komentar

Tuliskan Pendapat, Kritik, atau Saran anda, berkomentarlah dengan bahasa yang baik.
Terima Kasih.

Sains

Historis